Jumat, 31 Mei 2013

46. Maaf Aku Mencintaimu



Hari ini adalah hari Minggu, hari Minggu merupakan hari bersih-bersih rumah se Indonesia nich..!! hehehe” . Itulah  yang dilakukan Mita sat ini, “MEMBERSIHKAN RUMAH” hehehe.
“waduhhh, banyak amat yang harus gue bersihin nih..!! ya ampuunnn…!!!” keluh mita. Dari depan pintu rumah terdengar suara seseorang “hai mit, lagi ngapainn loe..??” Tanya orang itu, yang ternyata dia adalah dara..!! “eh neng, nih neng gue lagi beres-beresin rumah nih..!!” jawab mita kepada dara. “what..??? masih belum selesai juga..??” wahhhh parah loe mit..!! hahaha” dara pun kaget sambil menertawakan mita. Wahhh, jahat yahh si neng hehehe..  “yee, enak aja..!! bantuin gue dong..!!” sahut mita kepada dara. “yaudah, gue bantuin loe mit hahha..!!” jawab dara. Dara pun membantu mita membersihkan rumahnya.
         
          Keesokan harinya……….

          Mita dan dara sedang duduk di taman sekolah sambil menyanyikan lagu ciptaan mita “maaf, aku mencintaimu”

Maaf, aku mencintaimu
Walau mungkin engkau tak mencintaiku
Tak ingin ku merubah
Apa yang telah kita lewati berdua
Ku ingin itu untuk selamanya…
……………………

          Pada saat asiknya mereka bernyanyi, tiba-tiba seseorang  melempar sebuah botol minuman ke arah mita dan dara. Mita pun menghampiri seseorang itu yang ternyata dia adalah seorang cowok. “eh, loe yang melempar nih botol ke kita..??” mita pun menanyakan dengan nada penuh emosi. Lelaki itu pun menjawab dengan nada merasa gak bersalah “iya, emang kenapa loe..??” mita pun marah dengan mulut manyun nya “eh, sakit taukk di lempar sama botol ini..!!” dara pun datang menghampiri mita. “mit, udah mit, udahan dong berantemnya. Gak enak di lihat orang ntar”. “tu dengar kata teman loe” lelaki itu pun menanggapi kata dara. Mita pun tetap nggak terima, mulutnya pun kembali manyun, dan dia pun pergi dengan dara kembali ke kelasnya  yang pada saat itu bel masuk telah berbunyi.
………………………………………….
          “Pagi semua…!!” sahut seseorang yang masuk ke kelas mita dan dara, yang ternyata dia adalah guru bahasa Indonesia mereka. “pagi juga buk”. “Eh mit, tuh lihat yang di sebelah ibuk itu..!! sepertinya dia orang yang berantem dengan loe tadi deh..!! sahut dara ke mita. “anak-anak, kita kedatangan murid baru, namanya adalah ikmal tobing panggilannya ikmal” nah ikmal, kamu duduk di sebelah sana ya..!!” sahut ibu guru kepada ikmal.
          Pelajaran pun di mulai hingga bel istirahat berbunyi.

“teng teng teng..!! tanda bel istirahat pun berbunyi dan itu tandanya mita dan dara segera pergi ke kantin untuk istirahat.”
Sesampainya di kantin sekolah….!! “hai, boleh kenalan gak..??” sahut seseorang di sebelah mita. “eh loe, ngapain loe..??” jawab mita. “gue pengen kenalan sama loe!! Gue ikmal, nama loe siapa??” Tanya orang itu kepada mita. Awalnya mita sedikit bingung, tapi mita mencoba untuk menanggapinya. “gue mita” jawab mita singkat kepada ikmal. “nama loe siapa..??” Tanya ikmal kepada dara. “nama gue dara” jawab dara kepada ikmal sambil bersalaman. “neng, kita pergi yuk..!! bosen gue di sini..! ujar mita kepada dara. “hmm, yaudah deh..!! hmm, ikmal kita pergi dulu ya..!!” sahut dara kepada ikmal. “yaudah, sampai ketemu lagi ntar”. Sahut ikmal. Dara pun menanyakan kepada mita soal yang di kantin tadi “eh mit, cuek amat sih loe ke ikmal tadi..???” “ ah, biarin aja bodo amat..!!” jawab mita singkat. Mereka pun berjalan sambil menuju ke kelas yang saat itu bel masuk sudah berbunyi. “hai mita..!!” sahut ikmal kepada mita. “ih, ngapain loe manggil-manggil gue..??” jawab mita jutek. “emang gak boleh..??” ikmal menjawab kata-kata mita. Mita pun diam dan gak menanggapi kata-kata dari ikmal.
          “teng teng teng” bel pulangpun telah berbunyi. Mita dan dara segera bergegas merapikan buku-bukunya dan memasukkannya ke dalam tas mereka. Di saat perjalanan menuju ke rumah, tiba-tiba ikmal datang menghampiri meraka. “hai, rumah kalian dimana?” Tanya ikmal kepada mita dan dara. “rumah kita di komplek ujung sana” jawab dara kepada ikmal. “mau gue antarin gak?” ikmal memberikan tawaran pulang bersama kepada mereka. “ah, gak usah terima kasih” jawab mita jutek kepada ikmal. “yaudah yuk neng kita pergi aja dari sini” sahut mita kepada dara. Akhirnya mereka pun pergi meninggalkan ikmal. Di tengah perjalanan, “eh mit, perasaan gue dari tadi loe judes amat dech sama tu anak?” Tanya dara kepada mita. “sama siapa?” jawab mita heran. “itu sama si anak baru ikmal” sahut dara. “oh, biarin aja gue masih kesal sama tu anak”. Jawab mita
         
          Keesokan harinya sekolah mengadakan camping bersama. Mita, dara, ikmal, dan murid lainnya ikut dalam acara tersebut. Bapak wahyu selagi guru pembimbing dalam acara tersebut membagikan kelompok yang ikut acara camping tersebut, tiap kelompok terdiri dari tiga orang. “mita, dara, dan ikmal kalian sekelompok” kata pak wahyu. “yahhh pak, bisa diganti gak pak kelompoknya??” Tanya mita. “tidak bisa, ini sudah keputusan bersama” jawab bapak wahyu kepada mita. Mita pun kesal, dia tidak mau sekelompok dengan musuh bebuyutannya yaitu ikmal. Dara pun menenangkan mita yang saat itu sedang kesal “udahlah mit, terima saja itu kan sudah keputusan dari bapak” “ya tapi kan kenapa harus sama ikmal sih..??” keluh mita kepada dara. “yaudah, jangan loe pikirin” Dara kembali menghibur mita. Mita pun hanya diam dengan mulut manyunnya. “baiklah semua sampai di sini dulu pertemuan kita untuk hari ini, jangan lupa besok pagi jam 7 datang ke sekolah dengan perlengkapan yang sudah kalian persiapkan untuk camping besok. Sekarang kalian boleh pulang ke rumah masing-masing”. Ujar bapak wahyu kepada semua murid.
          Malam harinya mita pun mempersiapkan perlengkapan yang harus dibawa untukcamping besok tidak lupa juga mita membawa boneka kesukaannya yaitu elmo. Setelah selesai mempersiapkan keperluan untuk besok, mita pun menelepon dara “hallo neng, apa kabar??” sahut mita yang saat itu telepon darinya di angkat oleh dara “hallo juga mit, baik kok” jawab dara. “eh, sudah siap apa belum perlengkapan yang loe bawa besok..??” Tanya mita. “sudah dong. Oya, bawa apa saja loe mit, biar gue tebak yang pasti boneka kesukaan loe gak lupa loe bawa. Ya kan..??” ujar mita kepada dara. “hahaha tau aja loe neng, udah dulu ya neng udah jam 10 ni gue mau tidur dulu ntar telat lagi bangunnya. Oya, jangan lupa besok pergi bareng yuk neng gue tunggu di tempat biasa” ujar mita. “oke deh mit..!!” jawab dara.
          Hari ini adalah hari sabtu, hari yang sudah di tunggu-tunggu oleh murid dan guru di sekolahan mita, tak lupa juga mita dan dara sangat senang menanti hari ini. Di rumah, mita sudah bersiap-siap untuk pergi, mita pun berpamitan dengan ibu dan ayahnya. Mita pun pergi ke sekolah, seperti biasa mita menunggu dara di tempat biasa yang sudah mereka janjikan. Akhirnya mita pun bertemu dengan dara dan pergi bersama ke sekolah.
          Setibanya di sekolah semua murid yang ikut camping sudah sampai di sekolah dan tak lupa juga ikmal sudah menunggu mita dan dara di depan bus sekolah. “eh, lama amat sih loe nyampenya..!!” keluh ikmal kepada mereka berdua. “biarin, apa urusannya sama loe..!!” jawab mita. “hey, capek tauk nungguin kalian berdua..!!” keluh ikmal. “yaudah, maafin kita ya..!!” jawab dara. “yaudah, naik yuk..!!” ujar dara. Mereka pun naik ke dalam bus yang mengantarkan mereka ke tempat perkemahan.

…………………………………………….

          Setibanya di tempat perkemahan, “eh, ni barang-barang loe..!!” sahut mita kepada ikmal. “terimakasih ya mit..!! tumben loe baik sama gue..? hahahha “ujar ikmal. “ish.., ogah dehh. Gue ni baik ke loe karna barang loe nih yang menghambat gue aja.” Jawab mita.
“hahaha kalian ini lagi, kerjaannya berantem muluk..!!” sahut dara. “dasar loe neng, yaudah pasang lagi tenda kita” jawab mita.
          Ikmal pun datang menghampiri mereka dan membantu mereka untuk membuat tenda perkemahan. “eh, sini gue bantuin loe..!!” sahut ikmal. “waw…, tumben loe baik mal..!!” sahut dara yang saat itu kaget melihat tingkah ikmal. “halahhh…. palingan cari muka ke kita neng” jawab mita. “yee, enak aja loe mit, gue ni bantuin loe karna ucapan terimakasih gue ke loe karna udah ngebawain tas gue tadi” jawab ikmal membantah. “eh, sudah jangan bertengkar lagi” sahut dara menenangkan suasana.

……………………………………………………
         
“baiklah, semuanya silahkan berkumpul di lapangan ini” sahut bapak wahyu kepada semua murid. “semuanya akan saya bagi menjadi 10 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 3 orang, 2 wanita dan 1 pria” sahut pak wahyu. “waaahhh, mudah-mudahan kita 1 kelompok ya neng..!!” ujar mita. “itu harus mit, dan sekelompok sama ikmal..!! hahahaha” jawab dara. “ishhh, apaan sih loe neng..!!” keluh mita.
          Kelompok pun di bagi oleh bapak wahyu, “mita, dara, dan ikmal kalian sekelompok” ujar bapak wahyu. “what..??!! sekelompok sama cowok super nyebelin..??” jawab mita. “hahahahaha akhirnya bentul juga tebakan gue mit, kalo loe bakal sekelompok sama si ikmal..!!” jawab dara. “yahhh bapak, apa gak ada yang lain apa..??” keluh mita. “keputusan tidak dapat di ganggu gugat” jawab pak wahyu.
“baiklah, silahkan kalian bergabung dengan kelompok kalian masing-masing dan segera mencari informasi tentang apa yang ada di sekitar perkemahan kita ini dan hasil laporan kalian di catat dalam buku catatan kalian masing-masing” sahut pak wahyu.
          Para murid pun berkumpul dengan kelompoknya masing-masing. “kita di sini aja duduk yuk mit..!!” sahut dara. Mita pun mengikuti ajakan dara. Tiba-tiba ikmal datang menghampiri mereka. “hey, kita sekelompok kan..??” Tanya ikmal. “benar..!! ayo sini gabung..!!” ajak dara. Mita pun hanya cemberut dengan mulut manyunnya seperti gak terima kalau dia satu kelompok dengan ikmal.
          Bapak wahyu pun kembali mengajak semua murid untuk berkumpul “baiklah, karna kelompok kalian sudah ada, sekarang silahkan kalian pergi di keliling perkemahan kita ini untuk membuat sebuah laporan tentang pengamatan kalian di lingkungan sekitar perkemahan ini. Ingat, jangan terlalu jauh pergi pengamatannya. Sekarang silahkan pergi ke tempat masing-masing yang ingin kalian amati.” Semua murid pun mengikuti perintah dari bapak wahyu. Di saat sedang melakukan pengamatan, tiba-tiba mita melihat seekor ular yang berada tepat di depannya. “tolong….. tolongin gue dong…. Neng tolongin gue…!!” sahut mita ketakutan. “eh, sepertinya itu suara mita deh mal. Ke sana yuk, jangan-jangan ada apa-apa lagi sama mita” sahut dara yang saat itu mendengar teriakan mita. Dara dan ikmal pun pergi menemui mita “eh ikmal, itu ada ular di depannya mita..!! bantuin dong, dia kan takut sama ular..!!” sahut dara kepada ikmal. “oke..!!” jawab ikmal. Ikmal pun menolong mita yang sedang ketakutan, “mit, diam loe di sana dan jangan bergerak..!!” sahut ikmal. “iya, cepat bantuin gue dong..!! gue takut ni..!! jawab mita. “loe tenang aja di sana dan jangan bergerak” jawab mita. Ikmal pun langsung memegang tangan mita dan menariknya menjauhi dari ular itu. Dan mita pun segera memeluk dara, dan dara pun segera menenangkan mita yang sangat ketakutan “dahlah mit, tenang..!! lagian ularnya sudah di jauhi sama ikmal, jadi loe tenang aja jangan takut lagi..!!”sahut dara. “iya neng, tapi gue masih ketakutan banget” jawab mita. “yaudah, sekarang kita kembali perkemahan aja yuk..!!” jawab dara. Mereka pun segera kembali ke perkemahan.
          Sesampainya di perkemahan, ikmal pun datang menemui mita dan dara dan menanyai keadaan mita. “gimana keadaan loe mit..??” sahut ikmal. “sudah sedikit mendingan kok. Oya, terimakasih ya loe udah nolongin gue tadi…” jawab mita. “iya, gak apa-apa kok santai aja..!!” jawab ikmal, mita pun hanya tersenyum. “nah…, ngapain kalian ni..??!!” sahut dara, “ah, gak ngapa-ngapain kok neng..” jawab mita tersipu malu. “trus, ngapain loe senyum-senyum sendiri ni..?? berduaan lagi..!! hayooo ngaku loe..!!” dara pun kembali meledek mita dan ikmal. “hmm, yaudah gue cabut dulu ya..!!” jawab ikmal. “iya..!!” jawab dara, “sekali lagi terimakasih banyak ya mal loe dah nolongin gue tadi” sahut mita. Ikmal pun hanya tersenyum dan segera pergi menuju ke tendanya.
          Karena kejadian itu, tugas pengamatan di hentikan untuk hari itu dan bersiap-siap untuk makan siang. Semua murid dan guru pembimbing pun makan siang di tempat yang sudah disediakan. Akhirnya, acara makan siang pun selesai. Semua murid segera beristirahat di tenda masing-masing.
          “hey mit, perasaan gue setelah loe di tolong sama si ikmal tadi loe jadi senyum-senyum sendiri deh..!!” Tanya dara. “ah, enak aja. Emang loe pikir gue gila apa..!! ada-ada aja loe neng” jawab mita. “beneren..?? atau jangan-jangan loe suka lagi sama tu anak..??!!” dara kembali meledek. “apa…??!! Gue suka sama ikmal..?? gak mungkin…!!” jawab mita. “sekarang sih iya loe gak suka, lama-lama jadi suka loh..!! hahahha” dara kembali meledek mita. Mita pun hanya diam dan berharap dia tidak suka sama ikmal.

……………………………………………………….
          Sekarang adalah hari minggu, yaitu hari terakhir mereka mengikuti perkemahan. “eh mit, sekarang hari terakhir kita camping. Jadi nanti malam kita mengadakan malam perpisahan deh mit.” Sahut dara. “wahhh iya asikk dong, nanti malam kita akan menghidupkan api unggun dan duduk di sekeliling api unggun dan sambil main gitar..!! gue main gitar ntar ah..!!” jawab mita. “iya bener sekali loe mit” jawab dara. “oy, ntar loe yang nyanyi ya neng..!! oke..!!” jawab dara. “oke deh mit..!!”
          Malam harinya mereka pun membuat acara itu, semua anggota berkumpul dan duduk mengelilingi api unggun sambil bernyanyi bersama-sama. Acara inilah yang sangat di nanti-nantikan oleh semua murid dan guru yang ikut acara itu. Dan tak lupa pula dengan mita, dara, dan ikmal.
          Mita dan dara pun menyanyikan lagu lagu ciptaan mita yang berjudul “maaf, aku mencintaimu” semuanya pun ikut larut dalam suasana itu. Namun, disaat semuanya bernyanyi bersama, hal yang tak pernah di duga oleh dara dan mita akhirnya muncul. Ikmal langsung menemui mita dan duduk di sebelah mita, setelah mereka selesai bernyanyi bersama ikmal menyampaikan isi hatinya kepada mita. “semuanya, gue pengen menyampaikan sesuatu kepada kalian semua. Yaitu tentang perasaan gue kepada salah satu anggota di perkemahan ini” sahut ikmal. Mita dan dara pun bingung dan penasaran sama orang yang ikmal maksud. “hmm, orangnya adalah Mita..!!” sahut ikmal sambil menoleh ke arah mita. Mita dan dara pun terkejut dengan pernyataan ikmal. Mita hanya bingung sendiri dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan. “mit, gue memang punya salah sama loe dan mungkin itu yang membuat loe judes kepada gue. Tapi, gue mau mintak maaf sama loe atas kesalahan gue selama ini ke loe dan satu lagi, loe mau gak jadi pacar gue..??” sahut ikmal. Mita pun benar-benar bingung apa yang harus dia lakukan, “neng, gue bingung ni apa yang harus gue lakuin..??” sahut mita kepada dara. “hmm, menurut loe apa yang harusnya loe lakuin..!! apa loe juga suka sama dia..?? kalo loe suka sama dia, yaudah t’rima aja” jawab dara. Akhirnya mita pun mempunyai sebuah keputusan, “hmm, bener loe mau jadi pacar gue mal..?? apa loe serius..??” Tanya mita. “iya, gue serius mit. Loe mau gak jadi pacar gue..??” Tanya ikmal. “hmm..” mita pun hanya diam. “udahhhh t’rima aja mit” sahut murid-murid yang lain. “mit, maaf aku mencintaimu mit…!!” sahut ikmal. “hmm, yaudah gue terima loe jadi pacar gue. Tapi loe jangan mainin perasaan gue ya..!!” jawab mita. Ikmal pun tersenyum dan bahagia mendengar jawaban dari mita, “iya mit, gue janji..!!”
          Akhirnya mita dan ikmal pun jadian, sejak saat itu mereka menjadi sepasang kekasih yang sangat bahagia dan di landang dengan rasa kasmaran..!! Dara pun senang melihat mereka berdua yang awalnya bertengkar sekarang malah jadian menjadi sepasang kekasih yang dilanda kasmaran ^_^

45 Cerita Sedih Romantis



''Selamat ulang tahun sayang...!'' ujar seorang
pria pada pacarnya sambil memberikan kado
berupa kotak cincin yang terbuat dari kertas
berwarna PING yang di hiasi dengan pita
warna MERAH serta sebuah amplop surat
yang menebarkan wangi parfum ke sukaan si
cewek.

Setelah pacarnya pulang... Dengan hati
berbunga-bunga, si cewek buru-buru lari
kedalam kamarnya dan membuka kotak
cincin itu. Tapi tak lama kemudian hatinya
kecewa.

Berharap itu adalah sebuah cincin
emas... Ternyata yang di dapatkannya
hanyalah sebuah cincin berbahan almunium
yang berukiran gambar sebuah hati. Dengan
wajah lesu, si cewek kembali menutup kotak
cincin itu dan melemparkannya kebawah
kasur berserta amplop berisikan surat tanpa
membacanya terlebih dahulu.

ke esokan
harinya.. Si cewek kembali mendapatkan
sebuah kado ulang tahun. Tapi kali ini dari
teman pria nya berupa henpon BLEKBERI yang
sudah lama di idam-idamkannya .

Sejak saat itu, si cewek mulai dekat dengan
teman pria nya yang telah memberikan
hadiah henpon di hari ulang tahunnya yang
ke 17 tahun. Dan lama-kelamaan, akhirnya
terjalinlah sebuah hubungan erat layaknya
orang berpacaran. Tentu saja setelah si
cewek putus dengan pacar lamanya.

Satu bulan kemudian. Hubungan mereka semakin
lengket seperti susah untuk di pisahkan
dengan orang yang tadinya hanyalah sebatas
teman pria nya saja. Bahkan si cewek rela
memberikan apa yang dia miliki demi
menunjukkan besarnya cintanya pada pacar
barunya.

Hingga suatu hari... Terjadilah pertengkaran
antara kedua pasangan kekasih ini karna
sebuah hal kecil. Perlakuan pacar barunya
berubah drastis. Tadinya sikap si cowok yang
lembut, romantis dan penuh kasih sayang.

Kini telah berubah dengan sikap aslinya yang
kasar, arogan dan suka main tangan. Tak
jarang sebuah tamparan sering kali mendarat
di pipi si cewek di saat mereka sedang
bertengkar. Hingga akhirnya si cowok pun
meninggalkannya dengan cewek lain.

Tak di
sangka... Kini si cewek hanya bisa menangis
di dalam kamarnya. Alangkah menyesalnya
dia setelah memberikan apa yangdi milikinya
pada cowok yang telah menghianati cintanya.
Di saat sedang menangis, si cewek tak
sengaja melihat sebuah kotak cincin dan
sebuah amplop di bawah tempat tidurnya.

Dia
teringat kembali dengan mantan pacarnya
yang dulu pernah ia tinggalkan karna pria
lain. Di saat itulah ia penasaran dengan isi
surat yang ada di dalam amplop itu. '' For my
love Sebelumnya aku ucapkan selamat ulang
tahun yang ke 17 untukmu cinta. Semoga
kamu di berkahi rezeki dan kemudahan oleh
yang maha kuasa dan semakin dewasa dalam
semua sikap. Maaf ya sayang.. Aku cuman bisa
memberimu hadiah cincin seperti ini. Tapi
suatu saat aku akan berjanji memberikanmu
cincin emas sebagai tanda kemurnian cinta
kita berdua dalam ikatan yang lebih resmi
nanti. Doakan aku ya sayang,, agar aku di
terima kerja.. nanti gaji pertamaku, akan aku
belikan cincin emas buatmu agar aku bisa
meminangmu. I Love You...!!!'' Hatinya pun
berguncang setelah membaca isi surat itu. Si
cewek langsung menangis setelah menyadari
bahwa cowok yang pernah dia hianati
ternyata sangat tulus mencintainya.

Detik itu juga si cewek langsung menelpon
mantan pacarnya itu untuk meminta maaf
karna telah menghianati cintanya. Tapi
setelah tersambung dan telpon pun di jawab,
si cewek langsung pingsan. Ternyata yang
menjawab adalah ibu si cowok yang
mengabarkan anaknya sudah meninggal
dunia akibat kecelakaan waktu diaberangkat
kerja.
Penyesalan selalu datang belakangan.

Tapi inti
dari cerita di atas dapat kita rasakan. Bahwa...
Ketulusan sebuahCinta tidak dapat di nilai dari
harta benda. Tapi nilailah cinta seseorang dari
hati dan keiklasan. Mudah2an cinta yang tulus
akan dapat kamu raih.

44. Berharap Kau Kembali



saat kubuka buku yg berdebu
ttg semua masa lalu di dalam hidupku
temukan potret dirimu kekasihku

ku terbayang semua tawa dan candamu
saat kita masih bersama jalin ikatan cinta
kini kau tak di sisiku lagi
kau telah pergi


hampa rasa karena tanpa cintamu lagi
mengapa ini harus terjadi
kini sendiri

ku terbayang semua tawa dan candamu
saat kita masih bersama jalin ikatan cinta
kini kau tak di sisiku lagi
kau telah pergi


andaikanku bisa memilikimu lagi
takkan kubiarkan kau pergi tuk kedua kali
sulit untuk melupakanmu karena hanyalah wajahmu
yg selalu terbayang olehku setiap waktu
meskipun kita tlah terpisah
ku masih berharap kau kembali di pelukku

43 API



api, saat kau kecil
kau menjadi teman ku
api, kau selalu menemaniku disaatku buta oleh kegelapan
api, kau bisa mengobarkan semangatku ketika ku buta
namun, knpa api? knpa?
ketika kau besar kau sangat tak bersahabat
kau habiskan semua bangunan - bangunan yang terlihat olehmu,
seperti kau benci terhadap kami
tapi ku tau kau tak mw menyakiti kami
api, mungkin memang itu jalan takdirmu
api, ku sangat bersyukur bertemu dengan mu
tuhan ku terimakasih kau telah memperkenalkan ku dng api
terimakasih tuhanku.

Kamis, 30 Mei 2013

42. AKU HANYA AKU



aku diam bukan sekedar diam...
tapi aku sedang berpikir...
aku bergerak bukan lagi nyari sensasi..
tapi aku sedang menggapai bintang....
aku tw mungkin kalian tak ska dng sikap ku yg aneh
tapi aku hanya manusia...
kata banyak orang q harus berubah?
berubah jd apa/supermen spidermen?!
mungkin merubah sikapku!
tapi sulit bagiku untuk merubah sikapku yg seperti keledai...
mungkin aku harus berubah seperti ulat
tapi sulit..
aku juga ingin seperti api...
yg teruz menyala dalam kegelapan ..
tapi sulit
aku juga ingin seperti air..
yg selalu tenang dalam kondisi apapun..
kukatakan itu sulit..
lalu, aku jg ingin seperti angin
yg selalu berhembus, dan selalu ada bgi banyak orang..
sekali lagi kukatakan itu sulit...
tapi akhirnya aku berfikir...
bahwa itu semua hanya impian yg mustahil...
dan aku berfikir..
bahwa,,,
aku hanya aku..
aku manusia biasa..
dan aku bersyukur kpda allah SWT
yang telah mennganugrahkan sifat2 ku ini..
terimakasih tuhanku!